Social Icons

Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 September 2017

Garang Asem



Garang asem berbahan dasar ayam yang dimasak dengan kuah santan lantas dibungkus menggunakan daun pisang. Makanan tradisional ini jadi panganan yang wajib di coba.
Ternyata di ponorogo ada garang asem yang cukup popular. Namanya garang asem Bu Parti. Warung garang asem bu Parti sudah ada sejak tahun 1996. Tak hanya terkenal pedas, kelezetan semua masakan di tempat makan ini dikunjungi oleh banyak tokoh termasuk Presiden RI Joko Widodo.
Garang asem bu parti buka mulai pukul 07.00-22.00 WIB. Siang hari merupakan puncak keramaian warung makan ini. Meski dikunjungi tokoh-tokoh besar, harga garang asem terjangkau. Kalau sedang di Ponorogo jangan lupa mampir ke warung makan ini, alamatnya Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo.

Nasi Tiwul Goreng



Nasi Tiwul ini sangat sulit dicari, bahkan di desa-desa keberadaan nasi tiwul jarang ditemui. Cap “Makanan orang miskin” yang dilekatkan banyak orang dan media membuat banyak orang menjadi malu untuk makan nasi tiwul. Padahal ditinjau dari kandungan tiwul tidak kalah dari beras.
Tiwul goreng memang sudah lama diakui kelezatannya oleh banyak orang. Sayang karena tiwul susah dicari, nasi tiwul goreng pun menjadi langka.
Tapi jangan salah, di Ponorogo tepatnya di sekitar Telaga Ngebel, kecamatan Ngebel Ponorogo. Masih ada beberapa warung yang menjajakan nasi tiwul goreng.
Yang istemewa dari tiwul goreng ngebel adalah bahan dasarnya. Di Ngebel dan sekitarnya gaplek di buat dengan merendam singkong yang sudah dikupas di air yang mengalir. Air yang jernih serta belum tercemar. Di sekitar Ngebel mengahilkan gaplek berkualitas terbaik. Makanya ketika sudah menjadi nasi tiwul rasanya enak dan warnanya coklat terang. Tidak coklat tua atau coklat kehitaman seperti tiwul di daerah lain.
Satu lagi yang tidak boleh terlewatkan saat menyantap nasi tiwul goreng di Ngebel adalah ikan “Ngongok” goreng. Ikan yang satu ini adalah ikan endemis Telaga Ngebel. Jadi anda tidak akan menemui ikan ini ditempat lain. Ikan “Ngongok” mempunyai daging agak tebal dengan rasa yang khas. Tetapi jika ikan yang satu ini habis atau tidak tersedia masih ada ikan nila goreng yang juga tak kalah gurihnya.

Sate Kopok



Sate yang satu ini sesuai namanya tampilannya sambalnya  berlendir dengan warna yang agak keputih-putihan mirip “Kopok” atau lender telinga. Tetapi jangan salah, meski demikian rsanya sangat nikmat dan gurih. Sate yang khas ini hanya ada di kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo, anda tidak menemui sate ini dijual dilain tempat. Berbeda dengan sate yang lain, sate yang satu ini tidak dibakar atau dipanggang. Tampilan kopok yang berlendir dikarenakan sambal diencerkan dengan santan kelapa . sate kopok biasa disajikan dengan sayur yang terdiri dari tolo/loto, tahu dan tempe dengan kuah yang berwarna kuning. Keberedaan sate yang satu ini cukup lama bahkan pada masa penjajahan Belanda sate ini telah diperjual belikan. Pasti banyak yang penasaran dengan rasanya. Sayangnya sate yang satu ini hanya dijual di beberapa tempat yaitu di Pasar pahing di Kecamatan Balong atau Pasar wage Kecamatan Jetis
 
 
Blogger Templates